Cruutt Tattoos

Kamis, 12 Mei 2011

Arema 90 Persen Sudah ’Dibeli’


MALANG – Tanpa ada hujan dan panas, tiba-tiba saja HM Nur, Ketua Yayasan PS Arema muncul. Bahkan dia langsung membawa kabar yang mengejutkan.
Menghubungi Malang Post via ponsel, HM Nur mengaku saat ini sudah ada investor yang serius akan menanamkan dananya ke Arema. Bahkan kemungkinan itu mencapai 90 persen.

’’Ibaratnya tinggal teken, Arema resmi sudah memiliki investor. Insya Allah jika sudah tidak ada kendala, krisis keuangan yang ada di tim ini akan segera beres,’’ ujar HM Nur, kemarin sore.
Sayangnya dengan alasan belum ada hitam di atas putih, mantan Sekkota Malang ini masih menyimpan nama sang investor tersebut. Termasuk core bisnis yang menjadi kekuatan sang investor, sebagai jaminan kelangsungan hidup Arema.
’’Yang jelas, investor itu memiliki bisnis yang sangat kuat di Indonesia. Bahkan sudah level internasional. Jadi kalau nantinya sudah ada kekuatan hukum, Insya Allah Arema tidak akan kekurangan dana,’’ tegasnya.
Disinggung hingga Mei ini, utang Arema sudah mencapai Rp 5,6 miliar, mantan manajer Persema ini kembali menegaskan, investor itu sudah tahu betul kondisi Arema. Bahkan dia mengaku kemarin bertemu sang investor di Jakarta.
Selama pertemuan, tambahnya, dia sudah menyampaikan kondisi Arema. Termasuk peluang-peluang mengembangkan bisnis di Malang. Tentunya tetap dengan bendera PT Arema Indonesia.
’’Saya sudah cerita mulai A sampai Z soal kondisi Arema. Termasuk peluang untuk membesarkan klub ini. Apalagi kami memiliki basic massa yang sangat kuat. Itu menjadi nilai lebih Arema,’’ sebut pria yang kini menjadi Widyaiswara itu.
Terkait dengan syarat yang beberapa waktu lalu disampaikan Presiden Kehormatan Arema, Rendra Kresna, HM Nur mengaku sudah mengkomunikasikan kepada calon investor itu. Bahkan sang investor juga berjanji, Arema tetap akan di Malang.
’’Jelas, sudah kami sampaikan. Saya selalu komunikasi dengan Pak Rendra. Arema tetap di Malang dan tetap bernama Arema. Itu harga mati dan tidak boleh diubah. Termasuk mengembangkan potensi lokal, justru calon investor itu sangat tertarik,’’ sebutnya.
Namun sebelum investor itu masuk, HM Nur terlebih dahulu akan melakukan beberapa perubahan di tubuh PT Arema Indonesia. Apalagi beberapa posisi direksi di perusahaan tersebut vacum. Seperti Direktur Utama yang sampai saat ini masih dirangkap, pasca mundurnya Gunadi Handoko. Termasuk beberapa jabatan direktur dan manajer lainnya.
’’Ada beberapa tahapan yang harus kami lakukan. Tapi biar itu semua menjadi informasi kami. Kami akan menyelesaikan masalah internal di perusahaan. Secepatnya kalau sudah ada titik terang, kami infokan kepada anda,’’ tandasnya.
Bukan itu saja, HM Nur juga berjanji akan secepatnya mencari jalan keluar untuk menyelesaikan tanggungan utang Arema yang mencapai Rp 5,6 miliar. Terutama sekali menyelesaikan gaji pemain yang masih tertunggak.
’’Itu pasti (gaji pemain, Red.) akan menjadi prioritas. Apalagi sebentar lagi kompetisi akan selesai. Kita harus berpikir ke depan. Terutama menghadapi kompetisi musim depan,’’ sebut dia.
Sayang ketika disinggung keberadaannya selama ini, HM Nur hanya tertawa. Secara diplomatis dia mengaku tetap mengikuti perkembangan Arema, meski tidak muncul secara fisik. Termasuk melakukan beberapa kerja sama dengan sponsor, juga dia lakukan.
’’Tidak perlu membahas yang sudah-sudah. Sekarang bagaimana menyelamatkan Arema. Itu yang paling penting. Intinya, Arema harus tetap ada,’’ tutupnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar